The Phantom of Production


17 September 2018 - 17 Oktober 2018

Profesi artisan sudah ada sejak lama, meski bentuk perannya tidak banyak berubah. Artisan dilihat sebagai orang-orang yang mempunyai kemampuan craftsmanship atau semacam “labour power”–kerja produktif yang membuat sebuah objek menjadi bernilai–dan umumnya bekerja di dalam studio untuk membantu seniman mewujudkan gagasan-gagasan artistiknya.

Pada konteks ini, kita bisa menangkap hubungan yang kompleks antara seniman dan artisan di dalam sebuah proses produksi artistik, terutama jika itu terkait dengan isu authorship. Dengan kata lain, saat berhadapan dengan sebuah karya, kita tidak pernah bertanya siapa saja artisannya, tetapi siapa senimannya–semacam phantasmatic, tidak tampak atau “disembunyikan”.

Di era seni rupa kontemporer, peran artisan menjadi semakin krusial. Seperti yang pernah diketengahkan Michael Petry lewat “The Art of Not Making”, bahwa pada era ini, (pandangan) seniman sebagai “artistic genius” telah memalih menjadi seniman sebagai dalang, otak, atau konduktor yang mengorkestrasikan segalanya “dari pinggir” dan menyerahkan kerja-kerja fisik kepada artisan yang mempunyai kemampuan teknis atau craftsmanship. Hal tersebut tentu tidak berlaku jamak, sebab setiap seniman mempunyai praktik kerjanya sendiri dan model relasinya dengan artisannya juga (boleh jadi) bermacam-macam.

Saat ini, kita juga tidak lagi bisa menempatkan artisan ke dalam satu pengertian tunggal, sebab sangat banyak seniman yang juga berprofesi sebagai artisan. Artinya, selain bekerja dengan seniman tertentu, mereka juga mengerjakan karya untuk dirinya atau atas namanya sendiri. Profesi ini juga telah menjadi sangat luwes, bisa dikerjakan oleh siapapun dan dari bidang keahlian apapun.

Pameran ini berkepentingan untuk menampilkan gagasan-gagasan artistik dari orang-orang yang berprofesi sebagai artisan, sembari membentangkan sebuah dialog untuk membahas berbagai kemungkinan isu di seputar profesi ini. Untuk itu, kami mengundang Whaton House, sebuah kelompok art handler yang anggota-anggotanya juga bekerja sebagai artisan dan/atau seniman-artisan.