MUHAMMAD HASAN

 

Seniman muda kelahiran Yogyakarta, 4 Mei 1993 ini terhitung masih aktif menjadi mahasiswa Modern School of Design (MSD) semester 6. Mulai berpameran sejak 2012 hingga sekarang, Hasan cukup produktif dalam berkarya dan berjaringan dengan seniman muda lainnya tidak hanya di Yogyakarta, namun juga Malang, Madiun, Surabaya dan Jakarta.

Hasan juga tergabung dalam sebuah komunitas seni bernama Minority Art Group yang cukup aktif melakukan kolaborasi kerja interdisipliner dengan komunitas teater, mural, screen printing dan pertunjukan musik. Saat ini ia juga sedang magang di Studio LIBSTUD milik Farid Stevy Asta.

Karya-karya Hasan seringkali sederhana, estetis dan rapi. Ia banyak menggunakan media pensil, bolpoin, pensil warna, cat air dan bahkan dalam salah satu karyanya ia memakai kopi. Beberapa saat terakhir ini, Hasan tertarik dengan bentuk-bentuk hybrid manusia dengan binatang, terutama kuda. Kesukaannya akan figur kuda merefleksikan semangat mudanya: kerja keras. Ia banyak mengeksplorasi bentuk dan makna atas kerja-kerja manusia dan binatang, kemudian menggabungkannya dengan warna-warni botani.

Dalam pamerannya kali ini bersama seniman senior, Sulasno, ia mengaku cukup ‘menelan ludah’ saat melihat karya-karya Sulasno yang besar-besar, mengingat ia cukup nyaman dengan ukuran-ukuran kecil. Pertemuan ini banyak membuatnya belajar dan memacunya untuk terus berkarya. Keuletan dan kerja keras Hasan dapat dijadikan cerminan atas generasi muda yang aktif berkarya dan berkontribusi positif, khususnya dalam dunia seni rupa.